Sejarah Desa

          Desa Batulicin Irigasi adalah desa yang terletak diantara desa yang berbatasan dengan desa tetangga yang terdapat saluran irigasi, pada saat itu bertujuan untuk mengairi persawahan dan pertanian. Asal usul nama Desa Batulicin Irigasi berasal dari Transmigarsi (UPT Batulicin Irigasi SPI dan SPII). Nama Batulicin diambil dari nama Kecamatan yang pada saat itu masih bergabung dengan Kecamatan Batulicin, sedangkan nam Irigasi diambil dari nama saluran irigasi yang terdapat di pinggiran pemukiman yang membelah antara perumahan warga dengan lahan warga. Istilah SPI dan SPII merupakan penjabaran dari Satuan Pemukiman (SP), yang pada saat itu penempatan transmigrasi oleh pemerintah dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap. Penempatan Tahap I (SPI) dilakukan pada tanggal 6 Januari 1990, dan Penempatan Tahap II (SPII) pada tanggal 16 April 1990. Desa Batulicin Irigasi terbagi menjadi 3 (tiga) Dusun, untuk penempatan Tahap I terbagi

 

Penempatan Tahap II menjadi 1 (satu) dusun. Jarak lokasi menuju transmigrasi penempatan Tahap II cukup jauh yaitu ±4 Km, dan ironisnya warga harus melalui desa lain (Desa Manunggal) untuk bisa menuju ke Kantor Desa sendiri. Hal ini harus selayaknya menjadi perhatian dari pemerintah Daerah Tanah Bumbu untuk dapat membantu Desa Batulicin Irigasi, dalam rangka progam pembuatan jalan tembus yang menghubungkan antara SPI dan SPII melalui jalan usaha tani yang dapat digunakan sebagai batas desa.

            Desa Batulicin Irigasi adalah bagian dari Desa Mekarsari dan Desa Manuggal, diantara desa tersebut terdapat penempatan pemukiman transmigrasi dengan nam UPT Batulicin Irigasi. Setelah diserahkan kepada Pihak Pemerintah Daerah pada tahun 1994, selanjutnya menjadi desa persiapan yang secara administrasi masih bergabung dengan Desa Mekarsari. Pada tanggal 16 April 1998 Desa Batulicin Irigasi resmi menjadi desa definif dan memisah dari Desa Mekarsari dan membentuk pemerintah sendiri.

            Desa Batulicin Irigasi memiliki aneka ragam suku, hubungan antar masyarakat sangat harmonis dan saling memahami, saling mengerti antara yang satu dengan yang lain.

            Wilayah Desa Batulicin Irigasi tergolong  daerah dataran rendah namun kondisi tanahnya cukup subur untuk lahan pertanian, perkebunan dan merupakan salah satu sumber  penghasil sayur-sayuran dan karet pertanian.

            Pada tahun 2005 terjadi pemakaran wilayah Kecamatan Batulicin. Pada tahun tersebut terbentuk kecamatan baru yaitu Kecamatan Karang Bintang, sehingga Desa Batulicin Irigasi masuk dalam wilayah naungan Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanah Bumbu Propinsi Kalimantan Selatan, sampai dengan saat ini nama Desa Batulicin Irigasi tidak ada perubahan.

            Potensi hasil unggulan Desa Batulicin Irigasi adalah dari sektor pertanian yauti sayur mayur, melihat banyaknya kendala yang dihadapi petani dilapangan, tidak sedikit petani yang merugi mengingat biaya operasional tidak sebanding denga harga jual dipasar, gagal panen juga sering dialami oleh petani kami. Sektor perkebunan karet milik petani juga menjadi sumber penghasilan masyarakat kami, akan tetapi tidak seluruh warga memiliki perkebunan karet tersebut walaupun lahan yang dimiliki oleh petani masih cukup. Potensi bidang peternakan, peternakan, holtikultura sebenarnya juga sangat prospek dikembangkan, akan tetapi modal dan resiko pemasaran yang menjadi kendala utama petani peternak kami. Melihat potensi dan kendala tersebut, kami sangat mengharapkan perhatian khusus dari semua pihak terkait. Mengingat semua individu masyarakat menjadi tanggungjawab kita bersama.